Laman

Rabu, 30 Oktober 2013

Eselsbrücken = Jembatan Keledai

Alhamdulilah, kuliah hari ini selesai juga.
Sesampai di rumah, aku membuka kotak surat, dan menemukan sebuah surat dari LBV BaWü (Landesamt für Besoldung und Versorgung Baden-Württemberg).
Semacam kantor pajak kali ya kalau diterjemahin ke Bahasa Indonesia?

Di surat itu, aku menemukan sebuah kalimat yang menarik
".. Beim Merken sind "Eselsbrücken" sehr hilfreich, z.B. "das Pferd hat 4 Beine und 2 Ohren"", sehingga orang akan bisa menemukan "dPh4Bu2O" dari situ.

Hohooo, aku diingatkan kembali tentang sebuah metode yang jitu untuk menghafal..

NaPaS Sebelum Binasa = N P S Sb Bi
Heboh Negara Arab Karena Xemok Ratunya = He Ne Ar Kr Xe Rn
:D



Jumat, 25 Oktober 2013

Mimpi

Sudah lama rasanya tidak bertaut-tautan lagi.
Bertautologi ahhh..

Semalam aku bermimpi, bertemu dengan seorang sahabat masa kecilku, sebut saja dia si Kumbang.

MIMPI
Ternyata aku selalu menganggap si Kumbang ini berada di keluarga dengan penghasilan yang pas-pasan saja, bahkan mungkin kurang (makanya sampai terbawa mimpi). Maaf ya Kumbang, karena itulah namamu aku sensor di sini. Tapi percayalah, aku nggak pernah bermaksud merendahkan atau apapun, kamu selalu jadi salah satu inspirasiku, malahan hari ini tanpa aku minta, kamu memberiku lagi sebuah pelajaran hidup.

Dalam mimpi itu, ketika aku berkunjung ke rumah si Kumbang, ternyata aku ditawari untuk makan Schnitzel (daging iris ala Jerman) yang hari itu dimasak di keluarga mereka. Schnitzelnya tersedia dalam jumlah yang luar biasa banyak. Mula-mulanya aku malu-malu (biasalah, sampai sekarang aku masih memegang teguh prinsip hidup orang Jawa..), tapi perlahan-lahan kalau ditawari buat nambah, aku selalu bilang mau :D

Sehabis makan, seperti biasa kami blusukan (dalam arti yang sesungguhnya), bermain-main di sawah dan alam pedesaan yang ada.
Pelajaran hidupnya berinti di sini:
Tiba-tiba aku melihat ada mas-mas lewat yang jual semacam tempura (daging yang ditusuk seperti sate). Karena sudah lama nggak makan itu, aku pun tertarik buat membelinya.

Aku ingat betul dalam mimpiku, waktu itu aku membeli 3 tusuk daging, dan masnya bilang: "Jadi semuanya Rp 6.000,-."
Aku lupa kalau aku bisa saja lupa membawa uang rupiah karena uang sehari-hari yang ada di dompetku sekarang adalah uang euro (ya jelaslah, bisa dipakai buat beli apa kalau bawa uang rupiah sehari-hari di sini..)
Si Kumbang juga beli, jumlahnya aku tidak ingat. Dia bilang mau kembali ke rumah yang tidak jauh dari situ untuk mengambil uang dulu.

Bukannya GR atau apa, tapi aku punya firasat kalau aku bakal dibayarin (beginilah cara hidup di daerah kami). Dan aku tentunya nggak mau, tadi aku dikasih makan, masa' sekarang dibayari juga.
Aku bersikeras mencari uang rupiah yang ada di dompetku. Dan ternyata ada! Selembar uang Rp 50.000,-..

Ketika aku akan menyerahkan uang ini ke mas'e, si Kumbang datang juga untuk menyerahkan selembar uang Rp 10.000,-. Kejadian semacam ini bener-bener kejadian yang tidak langka dijumpai di daerah kami. Dua orang menyodorkan uang kepada penjual.

Si Penjual pun akhirnya membuat keputusan untuk menerima uang dari si Kumbang.
Kenapa begitu? Kalau aku mau cari-cari alasan sih, mungkin karena si Penjual ini nggak punya uang kembalian atau malas ngembaliin uang banyak-banyak kalau dibayar pakai uang Rp 50.000,-.

Tapi si Penjual itu mengeluarkan alasan ini: "Aku nerima uang si Kumbang yang orang sini aja ya (dia kenal sama si Kumbang)". "Lho koq gitu mas, terima ini aja, kan aku yang pertama ngasih", kataku.
Si Penjual menolak. Dia lebih setuju untuk menerima uang dari si Kumbang.

Dalam hati aku bertanya-tanya, lho padahal si penjualnya kenal sama si Kumbang, tahu bagaimana kondisi perekonomian keluarganya. Bukannya dengan menerima uangku berarti justru akan membuat hidup si Kumbang lebih baik?

Aku merasa semakin tidak enak dan berutang budi banyak pada si Kumbang ini dalam mimpiku ini.


BANGUN TIDUR
Ketika aku bangun dari tidur, aku juga merasa bahwa aku berutang budi lagi pada si Kumbang ini dalam kehidupan yang sebenarnya. Lebih dari sekedar Schnitzel dan uang Rp 6.000,-, yakni sebuah pelajaran hidup.

Si Kumbang mau memberi dari kekurangannya.

Aku pernah mendengar kata-kata ini, tapi dengan mimpiku ini aku merasa seperti diingatkan lagi, karena aku masih lebih sering memberi karena aku memang mempunyai itu dalam jumlah yang cukup.

Semula aku tidak percaya akan hal ini, karena bisa saja kan aku melihat ini sebagai "cara hidup di daerah kami". Tapi dengan hadirnya si Penjual yang hadir untuk menerima uang si Kumbang, aku merasa mantap kalau mimpi ini adalah wangsit dari Gusti Allah.

Memberi dari kelebihan kita itu tidak salah, tetapi kalau tidak hati-hati ternyata bisa menjerumuskan kita ke dunia kesombongan.

Ketika aku berkata "terima uangku saja", barangkali ada pikiran "si Kumbang kan miskin, kasihan" dalam otakku.

Dhuh Gusti, ampuni aku.


MIMPI
Pada mimpi kali ini, aku bukan bermaksud buat tidur lagi, tapi mimpi dalam arti cita-cita.
Jadi di sini ya Tautologi ini dimulai hehe

Aku mempunyai sebuah mimpi di masa muda, yang sampai sekarang rasanya belum bisa-bisa aku wujudkan karena aku merasa sampai sekarang belum punya cukup faktor X untuk memberi makan mimpiku ini.

Melalui pelajaran hidup di mimpi ini,
aku mau berusaha untuk mulai memberi dari kekurangan (di faktor X itu)
karena begitulah sejak kecil cara hidupku sebenarnya sudah diasah :D

Minggu, 06 Oktober 2013

Holy Mass - Heilige Messe

(Zunächst bloß die Antwort :D)

1. Amen
Amen

2. and with your spirit
und mit deinem Geiste

3. Lord, have mercy
Herr, erbarme dich
Christ, have mercy
Christus, erbarme dich

4. Thanks be to God
Dank sei Gott

5. Glory to you, O Lord
Ehre sei dir, o Herr 
Praise to you, Lord Jesus Christ
Lob sei dir, Christus

6. I believe in God, the Father almighty
Creator of heaven and earth
and in Jesus Christ, his only Son, our Lord
Who was conceived by the Holy Spirit
born of the Virgin Mary
suffered under Pontius Pilate
was crucified, died and was buried
he descended into hell
on the third day he rose again from the dead
he ascended into heaven
and is seated at the right hand of God the Father almighty
from there he will come to judge the living and the dead
I believe in the Holy Spirit
the holy catholic church
the communion of saints
the forgiveness of sins
the resurrection of the body
and life everlasting. Amen

Ich glaube an Gott, den Vater, den Allmächtigen
den Schöpfer des Himmels und der Erde
und an Jesus Christ, seinen eingeborenen Sohn, unseren Herrn
empfangen durch den Heiligen Geist
geboren von der Jungfrau Maria
gelitten unter Pontius Pilatus
gekreuzigt, gestorben und begraben
hinabgestiegen in das Reich des Todes
am dritten Tage auferstanden von den Toten
aufgefahren in den Himmel
er sitzt zur rechten Gottes, des allmächtigen Vaters
von dort wird er kommen
zu richten die Lebenden und die Toten
ich glaube an den Heiligen Geist
die heilige katholische Kirche
Gemeinschaft der Heiligen
Vergebung der Sünden
Auferstehung der Toten
und das ewige Leben. Amen.

7. And with your spirit
und mit deinem Geiste
We lift them up to the Lord
wir haben sie beim Herrn
It is right and just
Das ist würdig und recht

8. We proclaim your death, O Lord, and profess your resurrection until you come again
Deinen Tod O Herr verkünden wir, und deine Auferstehung preisen wir, bis du kommst in Herrlichkeit

9. Our father, who art in heaven
hallowed be thy name
thy kingdom come, thy will be done on earth
as it is in heaven
Give us this day our daily bread
and forgive us our trespasses as we forgive those who trespass against us
and lead us not into temptation, but deliver us from evil.
For the kingdom, the power, and the glory are yours. Now and forever. Amen.

Unser Vater im Himmel
geheiligt werde dein Name
dein Reich komme
dein Wille geschehe
wie im Himmel so auf Erde
Unser tägliches Brot gib uns heute 
und vergib uns unsere Schuld
wie auch wir vergeben unsern Schuldigern
und führe uns nicht in Versuchung,
sondern erlöse uns von dem Bösen.
Denn dein ist das Reich, und die Kraft und die Herrlichkeit, in Ewigkeit. Amen.

10. Peace be with you
Der Friede sei mit dir

11. Lord, i am not worthy that you should enter under my roof,
but only say the word and my soul shall be healed
Herr, ich bin nicht würdig, dass du eingehst unter mein Dach,
aber spricht nur ein Wort, so wird meine Seele gesund


Danke dir, International Catholic Community of Heidelberg (ICCH)
St. Michael's Church
Kirschgartenstr. 35
69126 Heidelberg
Email: infoheidelberg@internationalcatholiccommunity.com

Spread this to the world..!
Ada kesalahan di dalam gadget ini